Tuesday, May 24, 2011

ga tau ini mau dikasih judul apa. ibu-ibu galau di pagi hari kali ya.

di perjalanan naik kereta menuju kantor, sambil coba meremin mata malah kepikiran sesuatu dan jadi ga bisa tidur.

beberapa hari lalu ibunya temen kerja meninggal, setelah setahun lebih berjuang melawan kanker. kankernya hilang dengan kemo, efeknya datang. dan dengan dukungan keluarganya termasuk temen gw itu, beliau sempet fit tapi akhirnya ngedrop lagi.

long story short, beliau meninggal dengan tenang rabu pagi minggu lalu, ninggalin 3 anak perempuan yang udah pada gede dan suami yang selalu ada di sampingnya selama beliau sakit.

keluarga sudah sangat ikhlas dengan kepergiannya. kesedihan keluarga ditinggal pergi mama selama-lamanya punya cerita sendiri. tapi di sini gw kepikiran gimana perasaan si bapak selepas si ibu pergi.

gw pernah kepikiran dulu, mungkin sewaktu istrinya sakit, betapa dia pun kesakitan. jelas sakit yang berbeda. sakit hatinya melihat belahan jiwanya sakit, mencoba segalanya demi kesembuhan pasangannya tapi Allah berkehendak lain. sakit karena suasana rumah berbeda, meskipun tetap hangat tapi keceriaan dan kemesraan mungkin berkurang. dan sakit karena, akhirnya belahan jiwa "pergi" lebih dulu, sementara anak-anak mulai punya kehidupan sendiri dengan pasangan dan keluarga kecilnya. sakit karena merasa kini seorang diri dengan kenangan manis yang ga akan pernah padam.

pikiran ini yang muter2 di otak gw "gimana kalo salah satu dari kami (gw atau ayay) "pulang" duluan. apa gw sanggup ditinggal, apa gw siap meninggal?

ya Allah, Engkaulah yang Maha Memiliki Hidup dan Mati, Engkaulah yang Maha Kuasa, berkahilah senantiasa keluarga hamba dengan kesehatan dan umur yang panjang, hidup yang penuh barokah. Jauhkanlah dari fitnah, perbuatan tercela dan marabahaya. Serta selamatkanlah kami dari api neraka ya Allah. persatukanlah kami di surgaMu yang abadi ya Allah. آمِيْنيَارَبَّالْعَالَمِيْنَ

0 comments: